Kualitas Hidup pada Pasien Tuberkulosis Paru Berdasarkan Aspek Kepatuhan Terhadap Pengobatan di Puskesmas Padasuka Kota Bandung
Suci Tuty Putri

Abstrak
Penyakit Tuberkulosis merupakan penyakit kronis yang membutuhkan penanganan/pengobatan yang intensif dan dalam jangka waktu yang lama. Lamanya masa pengobatanyang dijalani pasien Tb berpengaruh terhadap kualitas hidup individu. Kualitas hidupmerupakan indikator penting untuk menilai keberhasilan dari intervensi pelayanankesehatan, baik dari segi pencegahan maupun pengobatan. Kepatuhan terhadap pengobatandi duga berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien Tb. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui gambaran kualitas hidup dari pasien tuberkulosis paru berdasarkan aspekkepatuhan terhadap pengobatan di Puskesmas Padasuka kota Bandung. Desain penelitianini adalah Deskriptif observasional. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakankuesioner WHOQOL-BREF (2004) dan kuesioner kepatuhan, Metode pemilihan sampeldengan teknik total sampling dengan jumlah sampel 21 orang. Hasil penelitian menunjukkansebagian responden yang patuh terhadap pengobatan memilki kualitas hidup sedang dansebagian responden yang tidak patuh terhadap pengobatan juga memiliki kualitas hidupsedang. Pengobatan yang dijalani pasien Tb memiliki efek samping lain terhadap berbagaifungsi organ tubuh sehingga pasien tetap akan merasakan kondisi fisik yang tidak stabil.Lingkungan sosial masyarakat yang kurang mendukung pasien Tb menyebabkan pasienTb tidak mendapatkan dukungan psikologis yang baik. Hal tersebut di atas secara langsungmempengaruhi kualitas hidup baik yang patuh terhadap pengobatan maupun yang tidakpatuh terhadap pengobatan. Selain aspek fIsik, diharapkan selama masa pengobatan pasienTb juga mendapatkan program-program yang dapat meningkatkan kualitas hidup baik dariaspek psikologi, sosial dan lingkungan
Diunduh : 263
 



© 2015 copyright | Design & Programming by ICT STIKES Aisyiyah