PENGARUH KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL TERHADAP KEJADIAN BBLR DI KABUPATEN INDRAMAYU
Minarni (Alm.) Avip Saefullah, Hadi Susiarno, Insi Farisa Desy Arya

Abstrak
Berat Badan Lahir Rendah merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kematianneonatal. Angka Kematian Neonatus di Kabupaten Indamayu tertinggi kedua seJawa Barat,dengan penyebab utama BBLR. Sampai saat ini program penanganan BBLR sudah banyakdilakukan, bahkan cakupan K1, K4, pertolongan persalinan, Kunjungan Neonatus melebihitarget. Namun hasilnya belum memuaskan. Hal ini perlu ditekankan bukan hanya pencapainkuantitas pelayanan tetapi kualitaspun harus diperhatikan, salah satunya kualitas pelayananantenatal sebagai tindakan preventif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kualitaspelayanan antenatal terhadap kejadian BBLR dengan pendekatan teori Servqual (Parasuraman,Zeithaml, dan Berry; 1988). Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol, menggunakan dataprimer dan sekunder dari data Puskesmas. Populasi penelitian ibu yang memiliki bayi periodewaktu Januari–September 2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan kluster sampling.Analisis univariat, dimana faktor usia dilakukan matching. Analisis bivariat dengan uji chisquare/uji Fisher Exact; sedangkan analisis multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil penelitianmenunjukan bahwa semua variabel perancu berpengaruh terhadap kejadian BBLR, kecuali faktorusia. Dan variabel pendidikan, pekerjaan, frekeunsi ANC memiliki p=0,004 (p<0,05), paritas p=0,001 serta K1 nilai p= 0,002. Hasil uji bivariat yang berpengaruh adalah dimensi keandalan (X2)nilai p = 0,013 (OR= 0,211), dimensi ketanggapan (X3) nilai p= 0,0001 (OR= 0,043), dimensijaminan (X4) nilai p= 0,0001 (OR=2,538), dan dimensi kesepahaman (X5) nilai p=0,0001 (OR2,622). Hasil uji regresi logitik dimensi jaminan yang paling bermakna p=0,0001 (P<0,05). Saranagar petugas kesehatan meningkatkan kemampuan/keterampilan dalam Komunikasi, Informasi,Edukasi (KIE) kesehatan, menekankan pentingnya pelayanan antenatal yang cepat, tanggap,sabar dan penuh keramahan, serta perhatian/peduli pada ibu hamil. Ibu hamil diharapkansegera melakukan pelayanan antenatal seawal mungkin dan teratur. Terakhir perlupengawasan dan pembinaan dari dinas terkait dalam menjamin kualitas pelayanan antenatal.
Diunduh : 321
 



© 2015 copyright | Design & Programming by ICT STIKES Aisyiyah